Kontroversi Kasus Prestianni Bayangi Laga Babak 16 Besar
Keputusan FIFA menunjuk François Letexier bersama asisten Cyril Mugnier dan Mehdi Rahmouni memicu gelombang kritik. Para pendukung tim nasional Argentina meluapkan kemarahan di media sosial karena meragukan netralitas sang pengadil lapangan. Mereka mengkhawatirkan rivalitas historis antara kedua negara akan memengaruhi jalannya pertandingan krusial ini.
Media ternama Argentina seperti La Nacion dan TyC Sports menyoroti rekam jejak Letexier yang dinilai kontroversial. Narasi yang berkembang di publik berpusat pada insiden masa lalu yang melibatkan pemain Argentina. Pertandingan babak 16 besar melawan Mesir ini diprediksi akan berlangsung penuh tekanan tinggi bagi sang wasit.
Read Also
Kecemasan publik Argentina berakar dari perselisihan antara Letexier dan penyerang Gianluca Prestianni pada Februari lalu. Saat memimpin laga Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica, Letexier menghentikan pertandingan setelah adanya laporan diskriminasi. Prestianni kemudian dijatuhi sanksi skorsing enam pertandingan oleh pihak UEFA akibat insiden tersebut.
Berdasarkan laporan media setempat, publik Buenos Aires khawatir Letexier akan bertindak tidak adil akibat dendam lama. Turnamen di Amerika Utara ini menjadi debut pertama bagi wasit asal Prancis tersebut di level Piala Dunia. Pertandingan ketiga Letexier dalam kompetisi ini dipastikan akan berada di bawah pengawasan ketat seluruh dunia.