Perjuangan Dramatis Albiceleste Melalui Babak Perpanjangan Waktu
Bermain di Stadion Miami yang didominasi pendukungnya, sang juara bertahan hampir saja menelan pil pahit. Skuad asuhan Lionel Scaloni dipaksa bekerja ekstra keras sepanjang 120 menit demi menghindari salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola oleh tim debutan berpenduduk 600 ribu jiwa.
Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat aksi memukau yang menjadi gol ke-7 di turnamen ini, sebelum disamakan lawan. Lisandro Martinez sempat membawa keunggulan 2-1 di awal perpanjangan waktu melalui situasi sepak pojok, namun kelengahan taktik dan kelelahan fisik membuat laga berjalan dramatis hingga akhir.
Read Also
Pelatih Lionel Scaloni yang menjalani laga ke-100 bersama Albiceleste mengakui laga ini berjalan sangat buruk dan penuh penderitaan. Namun, sang kapten Lionel Messi memuji mentalitas pantang menyerah timnya yang terus bertarung habis-habisan hingga peluit panjang kendati mereka sempat kehilangan kendali permainan dan intensitas tekanan.
Kemenangan melelahkan ini mengingatkan publik pada memori kelam kekalahan dari Arab Saudi di Piala Dunia 2022. Bedanya, kali ini Argentina berhasil mempertahankan status sebagai rajanya duel hidup-mati demi menjaga asa mempertahankan gelar juara, meskipun performa para pemain kunci masih berada di bawah standar terbaik mereka.