Pengaturan Taktik Prancis Bungkam Keangkuhan Media Spanyol
Malam itu Hannover dingin. Media Spanyol, Marca, memanaskan suasana dengan tajuk utama yang menantang. Mereka yakin bisa mengirim Zinedine Zidane ke masa pensiun lebih awal. Prancis dianggap sebagai tim yang tua dan sudah habis setelah tampil buruk di fase grup.
Berdasarkan data penyisihan grup, Spanyol memang diunggulkan setelah menyapu bersih tiga kemenangan. Prancis sebaliknya, terseok-seok dengan dua hasil imbang sebelum lolos. Namun, statistik di atas kertas runtuh ketika kedua tim bertemu di lapangan hijau.
Read Also
Spanyol sempat memimpin lewat penalti David Villa. Prancis membalas melalui Franck Ribery sebelum jeda. Pada babak kedua, Zinedine Zidane mengambil alih permainan lewat eksekusi bola mati ke Patrick Vieira dan mencetak gol penutup yang mengubah skor menjadi 3-1.
Menurut Willy Sagnol, gol ketiga tersebut merupakan tamparan keras bagi media lawan. "Itu tidak buruk untuk pemain berusia 72 tahun," ujarnya menyindir. Zidane sendiri menyatakan dengan tegas bahwa perjalanannya belum berakhir dan petualangan Les Bleus masih berlanjut.