Rothen Sebut Era Emas Didier Deschamps Telah Berakhir
Salah satu babak paling bersejarah dalam sepak bola Prancis akan segera berakhir. Didier Deschamps dipastikan akan meninggalkan jabatannya setelah pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Keputusan ini memicu perdebatan sengit mengenai warisan taktik yang ditinggalkannya.
Kritik tajam terus berdatangan setelah Prancis tersingkir oleh Spanyol di babak semifinal. Jerome Rothen menjadi salah satu sosok yang paling lantang menyuarakan kegusarannya. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu menilai bahwa kepemimpinan Deschamps seharusnya sudah berakhir beberapa tahun yang lalu.
Read Also
Menurut Rothen, masa jabatan sepuluh tahun sudah lebih dari cukup untuk seorang pelatih nasional. "Bagi saya, dia bertahan terlalu lama sehingga catatan prestasinya tidak lagi terlihat luar biasa. Pekerjaannya selama enam tahun pertama memang sangat luar biasa," ujar Rothen kepada RMC.
Berdasarkan analisis Rothen, kegagalan taktis Prancis pada turnamen edisi 2024 dan 2026 menjadi bukti kejenuhan tim. Deschamps dinilai telah kehilangan sentuhan magis kompetitifnya. Publik kini menanti kehadiran Zinedine Zidane yang dirumorkan kuat akan segera mengisi posisi pelatih utama.