Tragedi Ligue 1 Prancis Menuju Meja Hijau Cour d'assises
Kasus pembunuhan tragis yang menimpa suporter FC Nantes bernama Maxime Leroy akhirnya menemui titik terang. Pengadilan Cour d'assises Loire-Atlantique menjadwalkan sidang utama pada tanggal 23 hingga 26 Maret 2027. Pelaku yang berprofesi sebagai pengemudi VTC terancam hukuman maksimal 30 tahun penjara.
Berdasarkan laporan penyelidikan, insiden berdarah ini terjadi di dekat Stadion La Beaujoire sebelum laga Ligue 1 antara FC Nantes melawan OGC Nice pada 2 Desember 2023. Tersangka menyerahkan diri malam itu juga dan mengakui telah mendaratkan dua tusukan pisau. Namun, ia membantah memiliki niat untuk membunuh karena merasa terdesak oleh amukan suporter.
Read Also
Menurut berkas perkara pengadilan, pengemudi kedua yang terlibat dalam konvoi rombongan tersebut telah menerima vonis terlebih dahulu. Pria itu dijatuhi hukuman 18 bulan penjara masa percobaan karena terbukti menghancurkan barang bukti berupa rekaman video perjalanan. Ia juga terbukti melakukan kekerasan menggunakan tongkat taktis teleskopik kepada korban.
Konteks rivalitas suporter Ligue 1 menjadi pemicu utama bentrokan maut malam itu. Sekitar 30 pendukung OGC Nice menyewa jasa transportasi daring secara mandiri tanpa pengawalan kepolisian menuju stadion. Rombongan tersebut melewati bar tempat berkumpulnya kelompok ultras Brigade Loire sehingga memicu pertikaian hebat yang berakhir dengan hilangnya nyawa.