Ketegangan Organisasi Picu Djokovic Tuntut Resolusi dan Kalender Baru
Novak Djokovic sukses melewati rintangan pertama di turnamen Grand Slam Wimbledon setelah menundukkan petenis China, Wu Yibing. Mantan nomor satu dunia asal Serbia tersebut sempat kehilangan set pembuka sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan empat set dengan skor akhir 4-6, 7-5, 6-4, dan 6-4.
Pertandingan sengit di atas lapangan rumput ini memaksa petenis berusia 39 tahun itu mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya. Wu Yibing tampil impresif tanpa celah dan hampir memaksakan terjadinya set penentu, sebelum Djokovic memanfaatkan momentum dari kesalahan smash lawannya untuk merebut tiket ke babak kedua.
Read Also
Pasca-laga, Djokovic melontarkan kritik tajam dalam konferensi pers terkait manajemen tenis modern yang dinilainya penuh konflik internal. Ia menegaskan bahwa dunia tenis membutuhkan pengaturan ulang berskala besar karena kurangnya persatuan antara badan-badan resmi yang mengatur olahraga ini selama berada di balik layar.
Petenis dengan koleksi gelar Grand Slam terbanyak ini mendesak para pemangku kepentingan untuk meninjau ulang kalender kompetisi, format pertandingan, serta regulasi demi masa depan tenis. Selanjutnya, Djokovic dijadwalkan menghadapi ujian berat melawan unggulan asal Yunani, Stefanos Tsitsipas, pada hari Rabu mendatang.